Home / Tadabbur / Israk Mi’raj Inspirasi Perjalanan Spiritual Dan Moral Di Masa Kini

Israk Mi’raj Inspirasi Perjalanan Spiritual Dan Moral Di Masa Kini

Oleh; Dr. Muhammad Saleh,. S.Sos.I. M.A

Dosen Komunikasi dan Penyiaran Islam Pascasarjana UIN SUNA Lhokseumawe

Israk Mikraj, peristiwa luar biasa dalam sejarah Islam, membawa makna mendalam yang dapat diadaptasi dalam konteks kehidupan modern. Perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, diikuti dengan Mikraj ke Sidratul Muntaha, bukan hanya sekadar peristiwa sejarah, tetapi juga berisi pelajaran moral dan spiritual yang relevan bagi umat Islam saat ini, yang tentu harus dapat kita implementasikan dalam kehidupan kita selaku para komunikator Komunikasi, agar tidak sekedar ucapan saja tanpa penerapan dalam kehidupan sehari-hari.

Pertama, Israk Mikraj mengingatkan kita akan pentingnya spiritualitas dalam menjalani kehidupan. Dalam era yang penuh dengan tantangan dan kesibukan, sering kali kita melupakan aspek spiritual. Peristiwa ini menekankan bahwa penghubung antara manusia dan Allah SWT sangatlah penting. Doa dan ibadah, seperti yang ditunjukkan dengan penetapan shalat lima waktu, merupakan sarana untuk mendekatkan diri kepada Tuhan. Setiap hari, umat Islam diajak untuk kembali merenungkan hubungan spiritual ini, yang menjadi sumber ketenangan dan kekuatan dalam menghadapi berbagai masalah kehidupan, yang penuh cengkeraman dan kekakuan para manusia dhalim.

Kedua, perjalanan ini juga mengajarkan tentang kepemimpinan dan tanggung jawab. Saat Nabi Muhammad SAW diangkat ke langit, ia menerima wahyu mengenai kewajiban shalat, sebagai ritual yang menguatkan ikatan sosial dan nilai-nilai moral di kalangan umat. Dalam konteks saat ini, pemimpin baik di tingkat keluarga, masyarakat, maupun negara seharusnya berpegang pada nilai-nilai moral yang tinggi. Kepemimpinan yang baik bukan hanya tentang kebijakan yang bermanfaat, tetapi juga tentang integritas dan keadilan yang menciptakan suasana harmonis dalam masyarakat.

Ketiga, relevansi Israk Mikraj juga terlihat pada aspek persatuan. Perjalanan Nabi ke Masjidil Aqsa, tempat yang juga memiliki nilai sejarah bagi umat Yahudi dan Kristen, mengingatkan kita tentang pentingnya mujadalah dan toleransi antarumat beragama. Dalam dunia yang semakin global dan multikultural, sikap saling menghormati dan berbagi nilai-nilai positif bisa menciptakan kerukunan dalam perbedaan, meski kita berada pada strata sosial yang berbeda.

Keempat, dalam konteks lingkungan, Israk Mikraj mengingatkan kita akan pentingnya menjaga bumi. Dalam usaha kita untuk beribadah dan berdoa, kita juga harus berperan aktif menjaga kelestarian lingkungan. Tindakan peduli terhadap alam adalah bagian dari pengabdian kita kepada Allah SWT, sebagaimana ditegaskan dalam berbagai ajaran Islam.

Jadi, Israk Mikraj bukan hanya peristiwa rutinitas historis yang perlu diperingati, tetapi juga sebuah sumber inspirasi untuk perjalanan spiritual dan moral umat Islam di masa kini. Nilai-nilai yang terkandung dalam peristiwa ini bisa menjadi pedoman untuk meningkatkan kualitas hidup, membangun karakter yang baik, dan mewujudkan masyarakat yang lebih damai dan saling menyayangi. Mari kita renungkan dan aplikasikan nilai-nilai dari Israk Mikraj dalam kehidupan sehari-hari kita.

Tinggalkan Balasan