Home / Opini / Hidup di Kota yang Pernah Berjaya

Hidup di Kota yang Pernah Berjaya

Oleh; Rifqi Habibubllah

rifqihabibullah015@gmail.com

Penulis Merupakan Mahasiswa Bimbingan Konseling Islam UIN SUNA Lhokseumawe

Kota Lhokseumawe merupakan salah satu kota yang tata letak geografisnya sangat strategis, Ia berada di Pertengahan antara Medan dan Banda Aceh, selain itu Lhokseumawe juga merupakan daerah dengan penghasil migas terbesar di dunia (dulu) sehingga Lhokseumawe pernah mendapatkan julukan kota Petrodollar, Di lain sisi saya melihat bahwasannya Lhokseumawe bukan lah kota yang seperti dulu lagi dalam artian, Dulu semua orang mendapatkan pekerjaan dan berpenghasilan cukup namun dari tahun ke tahun saya melihat ketimpangan sosial yang sangat nyata terjadi di Lhokseumawe.

Banyak sekali warung makan, warung kopi, coffeshop, dll itu merebak di setiap penjuru kota dari ujung ke ujung kita pasti akan selalu melihat warung kopi dll. Namun, sayangnya itu tidak berjalan lancar. Lhokseumawe merupakan kota kecil dengan segudang potensi justruย  banyak melahirkan pengangguran yang belum mendapatkan pekerjaan yang layak, terutama bagi mahasiswa yang telah lulus kuliah maupun yang sudah lulus sekolah SMA, sekalipun fenomena ini juga dirasakan oleh mereka yang berdomisili di kabupaten kota lainnya di Aceh.

Sangat di sayangkan sekali, Saya menduga salah satu faktor di sebabkan oleh faktor ekonomi dan kesadaran masyarakat akan pentingnya berpenghasilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari itu sudah memudar.ย  Permasalahan yang sering saya lihat dan yang saya amati adalah maraknya pengangguran yang malas mencari uang namun sangat lihai dan pandai bermain Judi Online (Judol), kemudian pinjam meminjam seperti SpayLater, hutang piutang dan sebagainya.

ย Disatu sisi kita tidak bisa pungkiri pada saat ini harga barang memang sedang melambung tinggi dan PHK Massal dimana-mana, Namun yang lebih buruk daripada itu semua adalah praktik perekrutan pekerja melalui orang dalam (Ordal),ย  sepertiย  yang menjadi issu di berbagai platfom soisal, ini salah satu sebab yang menyempitkan ruang lingkup lowongan pekerjaan saat orang-orang membutuhkan pekerjaan, dan jika pun ada pasti orang yang pintar lebih memilih bekerja diluar daerah ketimbang daerah sendiri.ย  dikarenakan upah dan gaji yang kecil yang sangat amat mencekik kehidupan mereka apalagi sekarang harga barang berbanding kita jalan dengan kenderaan bermotor, sedangkan harha uang seperti kita berjalan dengan kaki.

Oleh karena itu marilah sama-sama kita menyadari, bahwasan nya praktik permainan Judi Online (Judol), SpayLater, dan Praktek Orang dalam (Ordal) harus di hilangkan.ย  sertaย  menyadarkan masyarakat kota Lhokseumawe akan pentingnya mengaih penghasilan dengan cara membuka usaha atau mencari pekerjaan walaupun itu serabutan, untuk kehidupan sehari-hari.ย  Dan Membantu menyadarkan orang lain akan penting nya berpenghasilan, fenomena ini janganย  dijadikan tugas utama pemerintah semata, tapi menjadi tugas kita bersama seluruh masyarakat.

Tinggalkan Balasan