Oleh; Muhammad Saleh
Penulis Merupakan Dosen FUAD UIN SUNA Lhokseumawe
Manusia merupakan salah satu makhluk ciptaan Allah dari sekian juta ciptaan-ciptaan Allah yang lainnya, yang memang berada di muka bumi dan di langit Sekalipun. Maka Allah SWT banyak sekali menyebutkan dalam Al-qur’an tentang eksistensi manusia itu sendiri. Menurut Alquran manusia ditempati pada posisi sebagai makhluk terbaik, dari sisi ciptaan dan mulianya kedudukan di sisi Allah SWT. Penjelasan Alquran bahwa manusia merupakan makhluk terbaik dari sisi ciptaan tersebut dapat kita lihat dalam surah at-tin ayat ke-95 yang
Artinya: Sesungguhnya kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya. Selanjutnya manusia merupakan makhluk terbaik dari sisi kedudukannya. Hal ini juga disebutkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala dalam surah al-isra yang
Artinya: Dan Sesungguhnya telah kami muliakan anak cucu Adam dan kami angkut mereka di daratan dan di lautan Kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik dan kami lebihkan mereka dengan kelebihan dan kesempurnaan atas kebanyakan makhluk yang telah kami ciptakan.
Dimensi yang mengantarkan dan menempatkan manusia sebagai makhluk yang paling sempurna, antara lain karena mereka memiliki potensi akal hati nurani. Selain memiliki daya gerak, dengan potensi ini manusia dapat mengenal yang baik dan buruk serta dapat memahami wahyu Allah yang berfungsi sebagai petunjuk, pedoman dan jalan menuju hidup yang benar, hidup yang lurus, hidup yang diridhai oleh SWT. Kesempurnaan dan kemuliaan manusia tidak bersifat konstan, melainkan bersifat fluktuatif. Bahkan dapat turun pada peringkat yang sangat-sangat rendah yaitu lebih rendah dari binatang ternak. Sebagaimana Allah Subhanahu Wa Ta’ala juga menyebutkan jika manusia, tidak mempergunakan matanya secara benar, dan tidak mempergunakan akal secara tepat, dan tidak mempergunakan hatinya dengan benar dan baik. Serta tidak mempergunakan telinga mereka untuk mendengar ayat-ayat Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Dapat kita lihat dalam surah Al-A’raf ayat ke 179
Artinya: Dan Sesungguhnya kami jadikan untuk isi neraka jahanam kebanyakan dari jin dan manusia mereka mempunyai hati tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami ayat-ayat Allah dan mereka mempunyai mata tetapi tidak dipergunakannya untuk melihat tanda-tanda kekuasaan Allah dan mereka mempunyai telinga tetapi tidak dipergunakan untuk mendengar ayat-ayat Allah Subhanahu Wa Ta’ala mereka itu sebagai binatang ternak Bahkan mereka lebih sesat lagi mereka itu adalah orang-orang yang lalai.
Agar kita sebagai manusia selalu berada pada posisi yang mulia posisi yang diinginkan oleh Allah SWT maka haruslah beriman dan beramal saleh serta memfungsikan indera kita yang hari ini masih melekat di badan sebagai tuntutan Alquran, menurut Alquran paling tidak terdapat tiga tugas utama manusia yaitu sebagai khalifah dan pengemban tugas kerisalahan yaitu menaburkan kebaikan dan mencegah kemungkaran kerusakan dan kezaliman di permukaan bumi.









