Home / Pendidikan / Pengaruh Pengunaan Media Tiktok Terhadap Perkembangan Kognitif Pada Remaja

Pengaruh Pengunaan Media Tiktok Terhadap Perkembangan Kognitif Pada Remaja

Oleh; Risma Zuhra

Penulis Merupakan Mahasiswa Bimbingan Konseling Islam UIN SUNA Lhokseumawe

Media sosial telah menjadi bagian penting dalam kehidupan remaja, termasuk, Salah satu platform yang paling populer saat ini adalah TikTok. Aplikasi ini menyediakan berbagai konten dalam bentuk video pendek yang menarik dan mudah diakses. Kehadiran TikTok tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga berpotensi memberikan pengaruh terhadap perkembangan kognitif remaja, terutama dalam hal perhatian, daya ingat, serta kemampuan berpikir kritis. TikTok menonjol sebagai salah satu platform media sosial dengan tingkat popularitas yang sangat tinggi, khususnya di kalangan remaja. Karakteristik TikTok yang berfokus pada konten video singkat dan bersifat instan menciptakan pola konsumsi informasi yang intensif. Fitur algoritmik seperti For You Page, serta sistem keterlibatan terbuka melalui like, komentar, dan jumlah penonton, mendorong pengguna untuk secara aktif mencari validasi sosial. Selain itu, TikTok juga menjadi ruang ekspresi diri yang kuat, di mana remaja dapat membentuk dan merepresentasikan identitas sosial mereka melalui berbagai jenis konten yang dibuat dan dibagikan.

TikTok merupakan media komunikasi yang tergolong dalam media sharing. Aplikasi ini merupakan produk unggulan perusahaan ByteDance asal Tiongkok yang diluncurkan pada tahun 2016. Tujuan utama TikTok adalah memungkinkan pengguna membuat dan membagikan video berdurasi 15 hingga 300 detik. TikTok juga dilengkapi dengan berbagai fitur pendukung seperti musik, filter, efek visual, serta sistem rekomendasi berbasis algoritma yang menyesuaikan konten dengan minat pengguna. Hal tersebut menjadikan TikTok sebagai media yang menarik dan mudah diakses oleh remaja dalam memperoleh berbagai informasi, baik hiburan maupun edukasi.

Kognitif merupakan proses berpikir yang diwujudkan sebagai kemampuan untuk menghubungkan, menganalisis, dan mempertimbangkan sesuatu. Kemampuan kognitif juga dapat diartikan sebagai kemampuan individu dalam memecahkan masalah secara rasional berdasarkan informasi yang diperoleh. Dalam konteks penggunaan TikTok, kemampuan kognitif pengguna dapat dipengaruhi oleh konten-konten yang tersedia di dalam aplikasi tersebut. Konten edukasi yang disajikan secara singkat dan menarik dapat membantu remaja dalam memahami informasi, mengolah pengetahuan baru, serta meningkatkan daya ingat.

Kemampuan kognitif individu terdiri dari beberapa proses, seperti pemahaman, pengolahan informasi, mengingat, menganalisis, hingga mengevaluasi. Melalui TikTok, remaja dapat mengakses berbagai konten pembelajaran, seperti tips belajar, pengetahuan umum, informasi kesehatan, hingga pengembangan keterampilan. Dengan adanya aplikasi TikTok, pengguna khususnya remaja dapat mencari tontonan atau konten sesuai dengan kebutuhan mereka. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan TikTok dapat memberikan pengaruh terhadap perkembangan kognitif remaja, baik secara positif maupun negatif, tergantung pada jenis konten yang dikonsumsi dan intensitas penggunaannya.

Dengan demikian, penggunaan media TikTok memiliki pengaruh terhadap perkembangan kognitif remaja. Pengaruh tersebut dapat bersifat positif apabila remaja memanfaatkan konten edukatif dan menggunakan aplikasi secara bijak. Sebaliknya, penggunaan tanpa kontrol dapat menimbulkan dampak negatif seperti menurunnya fokus belajar dan kemampuan berpikir mendalam. Oleh karena itu, diperlukan pengawasan serta literasi digital agar remaja mampu memanfaatkan TikTok sebagai sarana pengembangan kognitif yang optimal.

Tinggalkan Balasan