Home / Mahasiswa / Dinamika Kontrol Diri Mahasiswa dalam Menghadapi Kecanduan Game Online

Dinamika Kontrol Diri Mahasiswa dalam Menghadapi Kecanduan Game Online

Oleh; Syifa Arrahmi

Penulis Merupakan Mahasiswa Bimbingan Konseling Islam UIN SUNA Lhokseumawe

Kecanduan game online makin sering terjadi di kalangan mahasiswa, apalagi sejak perkembangan teknologi digital yang semakin pesat. Banyak mahasiswa yang awalnya hanya bermain untuk mengisi waktu luang, tetapi lama-kelamaan jadi kebiasaan yang sulit dihentikan. Hal ini terjadi karena game mampu memberikan hiburan, tantangan yang menarik, dan kepuasan tersendiri sehingga membuat pemain terdorong untuk terus memainkan game online tersebut. Kontrol diri menjadi faktor yang sangat penting dalam kondisi seperti ini. Kontrol diri adalah kemampuan seseorang untuk mengatur keinginan, emosi, dan perilaku agar tetap sejalan dengan tujuan hidupnya.

Mahasiswa yang memiliki kontrol diri yang baik biasanya mampu membatasi waktu bermain game dan tau kapan harus berhenti. Mereka juga bisa menahan diri dari godaan untuk bermain terus-menerus, terutama ketika ada tanggung jawab lain seperti mengerjakan tugas, belajar, atau mengikuti kegiatan kampus. Sebaliknya, mahasiswa yang memiliki kontrol diri rendah cenderung sulit mengatur waktu dan lebih mudah terjebak dalam kebiasaan bermain game secara berlebihan. Mahasiswa termasuk kelompok yang cukup rentan mengalami kecanduan game online. Dikarenakan mereka berada di fase pencarian jati diri dan memiliki rasa ingin tau yang tinggi terhadap hal-hal baru. Selain itu, tekanan akademik, tugas yang menumpuk, serta kebutuhan akan hiburan membuat game online menjadi salah satu pelarian yang dianggap menyenangkan.

Lingkungan pertemanan juga punya pengaruh besar, terutama jika banyak teman yang juga aktif bermain game, sehingga kebiasaan tersebut semakin diperkuat dan sulit dihentikan. Dampak dari kecanduan game online tidak bisa dianggap sepele begitu saja. Banyak mahasiswa yang mengalami penurunan prestasi akademik karena waktu belajar berkurang dan fokus terganggu. Selain itu, kesehatan fisik juga bisa terganggu, seperti kurang tidur, kelelahan, dan pola makan yang tidak teratur. Dari segi psikologis, kecanduan game juga bisa menyebabkan stres, mudah emosi, sulit berkonsentrasi, dan bahkan menarik diri dari lingkungan sosial. Tidak jarang, mahasiswa jadi lebih fokus pada dunia virtual dibandingkan kehidupan nyata.

Dinamika kontrol diri dalam menghadapi kecanduan game online dipengaruhi oleh beberapa hal, seperti kemampuan mengelola emosi, cara mengambil keputusan, tingkat kesadaran diri, serta dukungan dari lingkungan sekitar. Untuk mengatasi hal tersebut, mahasiswa perlu belajar mengatur waktu dengan baik, menentukan mana yang lebih penting , serta membatasi durasi bermain game. Oleh karena itu, kontrol diri memiliki peran yang sangat penting dalam mencegah dan mengatasi kecanduan game online pada mahasiswa. Jika kontrol diri dapat ditingkatkan, mahasiswa akan mampu menyeimbangkan antara kebutuhan hiburan dan tanggung jawab akademik. Hal ini penting agar mahasiswa tetap bisa berkembang secara optimal tanpa terhambat oleh kebiasaan bermain game yang berlebihan, serta mampu menjalani kehidupan yang lebih sehat dan terarah. syifaarrahmy@gmail.com

Tinggalkan Balasan