Home / Pendidikan / Korean Wave Dan Tren Budaya Generasi Z

Korean Wave Dan Tren Budaya Generasi Z

            Oleh; Rizkita Putri Balqis

Mahasiswa Pasca Sarjana Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam UIN SULTANAH NAHRASIYAH Lhokseumawe.

        Korean Wave pada Generasi Z  adalah bahwa fenomena ini merupakan salah satu bentuk globalisasi budaya yang paling berhasil memengaruhi pola pikir, gaya hidup, dan perilaku konsumsi remaja. Bagi Gen Z, Korean Wave bukan sekadar hiburan, tetapi juga identitas sosial dan gaya hidup. Keterpaparan yang intens melalui media sosial seperti TikTok, Instagram, dan YouTube membuat mereka terhubung secara emosional dengan musik K-Pop, drama Korea, fashion, kosmetik, dan makanan khas Korea.

           Pengaruhnya terlihat dari meningkatnya minat membeli produk-produk yang terkait Korean Wave, baik untuk penggunaan pribadi maupun sebagai bentuk ekspresi diri di media sosial. Hal ini sering kali mendorong perilaku konsumtif, di mana pembelian tidak lagi didasarkan pada kebutuhan, tetapi pada tren dan keinginan untuk mengikuti gaya hidup idolanya. Faktor lingkungan, seperti teman sebaya dan komunitas penggemar, semakin memperkuat dorongan ini.

          Dari sisi positif, Korean Wave mampu memperluas wawasan budaya, mendorong kreativitas, dan mempererat hubungan sosial di antara penggemar. Namun, dari sisi negatif, jika tidak diimbangi dengan literasi finansial dan kesadaran kritis, hal ini dapat mengarah pada perilaku konsumtif berlebihan, pemborosan, bahkan ketergantungan emosional pada tren. Oleh karena itu, penting adanya pendampingan dari keluarga, sekolah, dan lingkungan agar Gen Z dapat memaknai Korean Wave sebagai inspirasi positif tanpa mengorbankan keseimbangan finansial dan          mental.

Tinggalkan Balasan